35 Kelurahan di Jakarta Rawan Kebakaran

By on April 2, 2011. Posted in .


Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) DKI Jakarta mencatat setidaknya ada 35 kelurahan di Jakarta yang rawan si jago merah. Menurut Kepala Dinas Damkar dan PB Paimin Napitupulu, kasus kebakaran paling banyak terjadi di kawasan padat penduduk.

?Kami sudah memetakan zonasi wilayah rawan kebakaran di Jakarta mencapai 35 kelurahan,? ujar Paimin, Selasa (29/3/2011), saat dihubungi wartawan.

Dari seluruh wilayah itu paling banyak terdapat di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Seluruh kelurahan di kecamatan itu dinyatakan Damkar sebagai wilayah rawan kebakaran.

Selain di Jakarta Barat, wilayah rawan kebakaran juga menyebar di seluruh wilayah Jakarta. Di Jakarta Utara wilayah yang dipandang rawan adalah Penjaringan dan Cilincing. Wilayah rawan kebakaran di Jakarta Pusat ada di Tanah Tinggi, Kramat, dan Kramat Pulo. Sementara wilayah Jakarta Timur di Pulo Gadung dan Cakung. Wilayah rawan di Jakarta Selatan yang diidentifikasi adalah Pasar Minggu dan Kebayoran Lama.

Menurut Paimin, penyebab umum kebakaran adalah korsleting sebanyak 58 persen dan ledakan tabung gas sebanyak 20 persen. ?Contoh nyata saja, mudah sekali ditemukan di Tambora dan Pasar Minggu. Banyak pedagang kaki lima dan gubuk-gubuk liar yang tidak punya izin bangunan justru mendapatkan meteran. Ada juga yang menyambung listrik. Ini yang mudah menyebabkan arus pendek,? tuturnya.

Untuk mengantisipasi kebakaran, Dinas Damkar dan PB setiap hari sudah melakukan sosialisasi di tempat-tempat itu. Warga diingatkan akan tata cara pemasangan listrik dan penyebab kebakaran. ?Kami juga berusaha mengingatkan bahwa rumah mereka itu banyak terbuat dari bahan-bahan yang mudah terbakar,? tuturnya.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.