No: 061/RLS/IX/2019 – DUKUNG SRI MULYANI NAIKKAN CUKAI ROKOK

No: 061/RLS/IX/2019

DUKUNG SRI MULYANI NAIKKAN CUKAI ROKOK

Jakarta, 20 September 2019 – Hari ini, kelompok jaringan peduli masalah konsumsi rokok melakukan aksi damai di depan Kantor Kementerian Keuangan RI di Jalan Dr. Wahidin Raya, Jakarta Pusat. Aksi damai ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait pengumuman yang disampaikan untuk menaikkan cukai rokok. Diharapkan, Ibu Sri Mulyani dan jajarannya memegang komitmennya untuk menaikkan cukai rokok sebesar 23% seperti yang disampaikan, atau bahkan lebih, dalam Putusan Menteri Keuangan (PMK) yang akan datang sehingga harga jual eceran naik jauh lebih tinggi dan tidak terjangkau kaum rentan, yaitu keluarga miskin dan anak-anak/remaja.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi perokok anak usia 10-18 tahun meningkat dari lima tahun sebelumnya dari angka 7,2% ke angka 9,1%. Sedangkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) mematok angka penurunan perokok anak menjadi 5,4%.

Banyak riset yang menyebutkan bahwa harga rokok yang murah adalah salah satu pengaruh besar terhadap kenaikan jumlah konsumsi rokok. Karena itu, angka prevalensi perokok anak di Indonesia sangat mungkin juga disebabkan harga rokok yang sangat murah yang terjangku di kantong anak/pelajar. Seperti yang kita tahu, harga rokok di Indonesia termasuk yang paling murah di dunia dan masih bisa ditemukan harga rokok Rp5000/bungkus atau di bawah Rp1000/batang. Jadi kita bisa membayangkan hanya dengan uang kurang dari seribu rupiah, seorang anak/pelajar sudah dapat menikmati rokok yang tersebar luas di mana-mana.

Harga rokok harus dibuat mahal untuk mengantisipasi meningkatnya perokok anak. Disinilah fungsi cukai untuk mengendalikan konsumsi rokok sangat berarti. Kami sangat mendukung langkah pemerintah yang menaikkan cukai rokok setinggi-tingginya sehingga harga eceran rokok menjadi tidak terjangkau oleh uang jajan anak-anak. Dukungan ini disampaikan dalam aksi damai hari ini yang mewakili kelompok perempuan, pelajar, warga ekonomi biasa, dan organisasi/komunitas peduli pengendalian tembakau.

Dukungan kepada Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati untuk:

1.    Menaikkan cukai rokok setinggi-tingginya.

2.    Melanjutkan simpifikasi cukai rokok.

3.    Menaikkan harga eceran rokok.

Dengan demikian, anak-anak terlindung dari bahaya rokok sehingga anak Indonesia menjadi anak yang unggul seperti yang dicita-citakan pemerintah, yaitu sumber daya manusia (SDM) Indonesia Unggul.

***

Narahubung : Yoshua 0857 15550 549

Kelompok jaringan peduli masalah konsumsi rokok adalah jaringan LSM yang terdiri dari : Forum Warga Kota Indonesia (FAKTA), Komite Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT), Yayasan Lentera Anak (YLA), Puan Muda-Jaringan Perempuan Peduli Pengendalian Tembakau (JP3T), Aliansi Masyarakat Korban Rokok Indonesia (AMKRI), Center for Indonesia Strategic Development Initiatives (CISDI) dan Pramuka.

Print Friendly, PDF & Email