Angkutan Umum Terlarang untuk Pendemo, Suporter dan Massa Lainnya

By on March 15, 2012. Posted in .

Ditlantas Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, serta Organda DKI Jakarta, akan secara tegas memberikan sanksi kepada angkutan umum bertrayek yang ketahuan mengangkut penumpang yang digunakan untuk aksi unjuk rasa hingga melebihi kapasitasnya.

Kadishub DKI Jakarta, Udar Pristono menerangkan, tujuan utama dari penertiban ini adalah agar masyarakat pengguna angkutan umum tidak kehilangan angkutan umum bertrayeknya. “Banyak masyarakat umum yang menjadi korban, karena angkutan umum yang biasa mereka naiki digunakan oleh sekelompok orang ini,” ujar Pristono, di Balai Kota, Jakarta, Rabu (14/3).

Menurut Pristono pula, angkutan umum bertrayek yang terbukti melakukan pelanggaran ini, akan diberikan sanksi mulai dari sanksi administrasi, pembekuan izin trayek, hingga pencabutan izin trayeknya. Menurutnya pula, Dishub DKI Jakarta sejauh ini telah memberikan peringatan kepada operator mengenai penertiban ini.

“Kami sudah memberi peringatan kepada operator. Dan (dari) hasil pertemuan tersebut, pada dasarnya operator sangat menyetujui aturan baru ini,” ujar Pristono.

Lebih lanjut, Pristono menyarankan, bagi kelompok orang yang hendak melakukan aksi massa, hendaknya menggunakan angkutan sewa khusus di luar dari angkutan umum. “Ada angkutan khusus yang bisa digunakan, bukan angkutan umum. Kalau mau menyewa, silakan ke angkutan sewa,” tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, sekelompok mahasiswa yang baru saja menggelar aksi unjuk rasa, membajak tiga feeder bus Transjakarta rute II (Tanah Abang-Balaikota), pada Senin (12/3) malam. Akibat kejadian ini, setidaknya banyak peralatan keamanan di dalam bus yang dilaporkan hilang dan rusak.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.