Ayo bangun Jakarta. Jangan hanya ribut soal uang

By on March 4, 2015. Posted in .

Ributnya antara gubernur Ahok dan anggota DPRD Jakarta tidak substansial, hanya soal uang dan kekuasaan. Kapan sih kalian ribut soal hidup warga Jakarta? Soal maraknya penggusuran terhadap 14.000 warga miskin Jakarta? Tentang Jakarta yang masih banjir? Tentang buruknya sistem angkutan umum dan Jakarta? Tentang pemiskinan yang menindas warga Jakarta? Tentang Jakarta yang mendapat penghargaan kota paling tidak aman dan paling macet?
 
Terdapat beberapa hal penting yang perlu dicermati di balik perseteruan gub Jkt Ahok dengan DPRD Jkt. Awalnya dari pengembalian RAPBD 2015 yang dikembalikan Kemendagri dengan alasan RAPBD perbaikan harus ada pengesahan Ketua DPRD. Sementara yang terungkap ke publik adanya anggaran siluman sebesar Rp 12,1T. Padahal dalam penyusuanan RAPBD dengan sistem E-Budgeting, pass wordnya beberapa terbatas yang diketahui gubernur. Nah pertanyaannya juga adalah, siapa yang memasukan data anggaran siluman yang didrop Ahok sebesar Rp 12,1T? Lalu mengapa pula Kemendagri harus mengembalikan RAPBD Jkt hanya karena alasan pengesahan Ketua DPRD kah?
Kok bisa masuk ya anggaran siluman dalam sistem E-Budgeting dan ketahuan Ahok? Kok bisa ya anggota DPRD tahu ada anggaran dalam RAPBD yang didrop? Kapan ya berhentinya? Kapan ya rakyat miskin yang terus digusur dibela hak hidupnya oleh gubernur Ahok dan anggota DPRD Jakarta?
Jakarta, 3 Maret 2015

Azas Tigor Nainggolan, Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA)

 

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.