DISKRIMINASI TERHADAP PENEGAKAN PARKIR

By on May 26, 2014. Posted in , .

Jumat, 23 Mei 2014 Pukul 8.30  melintas kendaraan sedan putih bertuliskan Dinas Perhubungan dengan nomor Polisi B88722 WU melintas di jalan Salemba Raya dari arah Senin Jakarta Pusat untuk melakukan penegakan pelanggaran parkir di jalan. Penegakan dirasa kurang adil karena hanya berlaku untuk 2  bajaj di depan Carolus, padahal pelanggaran parkir jutru terlihat dengan jelas  disebuah gedung milik pemerintah sebelum lampu merah Salemba. Rambu larangan Parkir terpampang namun di depan gedung milik pemerintah dan dibawah pohon berjejer beberapa mobil dan satu bus besar yang setiap pagi  parkir. Pelanggaran parkir terus menerus terjadi dan  terkesan dibiarkan untuk tetap melakukan pelanggaran yang mengakibatkan terjadinya ketidakadilan bagi pengguna jalan yang ingin mendapatkan kelancaran dan penegakan hukum terlihat tebang pilih atau dengan kata lain berani pada orang kecil seperti contohnya 2 orang pengemudi bajaj. Yang menjadikan pertanyaan beranikah Suku Dinas Perhubungan Jakarta pusat untuk melakukan penertiban pelanggaran parkir di gedung milik pemerintah?  Untuk menjadikan rasa keadilan bagi masyarakat sudah selayaknya Dinas Perhubungan harus bertindak tegas pelanggaran dalam hal ini pelanggaran parkir di badan jalan tanpa pandang bulu. (asw)

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.