DPRD Geram, Mini Market Bodong Tak Juga Ditindak

By on April 2, 2011. Posted in .


Sebelumnya, Pemprov DKI menemukan bahwa dari 2.162 mini market di Jakarta, hanya ada 67 buah yang memiliki izin sah. Sedangkan yang lainnya, sebanyak 1.383 mini market dinyatakan tidak memiliki persyaratan lengkap. Sisanya, sebanyak 712 gerai tidak memiliki izin sama sekali.

Jika masalah ini terus menerus berlarut tanpa ada kejelasan, DPRD DKI mengancam akan membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menuntaskannya. “Kalau nanti berlarut-larut dan meresahkan (Pansus bisa dibentuk),” ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana menanggapi pertanyaan wartawan apakah DPRD akan mengambil alih kasus mini market ini, di Jakarta, Selasa (23/3/2011).

Menurutnya, tidak seharusnya eksekutif membiarkan masalah ini berlarut-larut. Sebab, persoalan ini sudah menjadi konsumsi publik yang tinggal menunggu keputusan tegas dari eksekutif. “Harus segera membuka soal minimarket. Jangan berlarut-larut, nanti menimbulkan keresahan di masyarakat.”

Sebagai pemimpin, Gubernur DKI Fauzi Bowo diminta untuk segera menjelaskan kepada masyarakat perihal ini. Karena, secara gamblang masyarakat sudah tahu bahwa banyak pelanggaran dari oknum pemerintah. Mereka masih memberikan izin pendirian mini market padahal Instruksi Gubernur No 115 tahun 2006 secara tegas meminta untuk menunda izin mini market.

Fauzi Bowo berulang kali meminta maaf karena tidak bisa mengambil keputusan final. Pada senin (28/3/2011), Foke sapaan Fauzi Bowo, belum bisa mengungumumkannya karena ingin memperdalam terlebih dulu. “Lagi-lagi saya minta maaf. Saya kira yang paling dekat pada penutupan ada 27 mini market. Tapi tidak bisa diumumkan hari ini karena harus diteliti lebih lanjut,” ujar Foke.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.