Fauzi Bowo Minta Pangkas Birokrasi

By on April 2, 2011. Posted in .


Ia pun mendesak agar menghilangkan istilah dalam pelayanan buruk masa lalu yang dikenal dengan kata-kata: ‘Kalau bisa dipersulit kenapa harus diperlancar. Ini modus negatif dalam praktek mencari uang pelicin.’

Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, mengatakan hal itu di Balai Kota DKI, Kamis (31/1), menjawab pertanyaan wartawan mengenai pelayanan masyarakat yang kurang baik selama ini dengan modus proses birokrasi yang berbelit-belit, terlebih masih adanya pungutan liar sering dikeluhkan masyarakat. Karena itulah, kata Foke, pihaknya mendorong setiap unit SKPD terkait dalam peningkatan pelayanan melakukan format pelayan Online.

Dia berharap semua pelayanan di lingkup Pemprov DKI maupun jajaran dapat dengan mudah diakses. Ditekankan dengan penggunaan teknologi informasi itu telah menjadi gaya hidup di Jakarta. Karena itu, pelayanan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan.

“‘Program layanan melalui internet ini merupakan wujud prinsip good governance yang mencakup akuntabilitas, profesionalisme, dan daya tanggap untuk mewujudkan transparansi publik melalui sistem monitoring yang dapat dipantau langsung masyarakat tanpa harus datang ke loket Pelayanan,” kata Foke.

Foke menambahkan, dengan adanya pelayanan terbuka, akuntabel dan terukur melalui internet, pelayanan akan lebih mudah, cepat serta disesuaikan dengan biaya resmi yang telah ditentukan. Sebagian besar pelayanan yang diterapkan di DKI Jakarta sudah banyak yang online.

Saat ini setidaknya baru empat jenis layanan publik yang bisa diakses melalui internet. Yaitu pendidikan, kesehatan, tata ruang, dan Pengawasan Penertiban Bangunan (P2B). Pelayanan tersebut bisa dirasakan masyarakat di lima wilayah, lanjut gubernur.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.