Harga Gas 3 Kg Diserahkan ke Pemda

By on April 13, 2012. Posted in .

?Nanti pemda masing-masing yang akan menetapkan harga eceran tertinggi (HET),? jelas Vice President Komunikasi Pertamina, M Harun, Selasa (10/4).

Dalam menetapkan HET ini, lanjutnya, pemda akan memperhitungkan besaran biaya distribusi atau pengiriman gas elpiji 3 Kg dari Stasiun Pengangkutan, Pengisian dan Bulk Elpiji (SPPBE) hingga pangkalan. ?Besaran biaya distribusi ini tergantung jarak. Jauh dekat,? katanya.

Karena pemda yang mengatur HET, ia mengemukakan harga jual gas elpiji 3 Kg dengan sendirinya akan berbeda-beda.Namun, Harun mengaku tidak hafal ketika ditanya berapa biaya tebus untuk satu tabung gas elpiji 3 Kg.

Edy, Ketua DPD Hiswana Migas Wilayah Jakarta, Jabar dan Banten Bidang Gas Elpiji, mengaku belum tahu kalau harga gas elpiji 3 Kg akan diserahkan ke pemda.

Saat ini harga jual gas elpiji 3 Kg dengan titik serah di pangkalan Rp12.750/tabung sebagaimana ketentuan yang ada saat diberlakukannya program konversi dari minyak tanah ke gas elpiji. ?Belum berubah. Semua daerah tetap mengacu titik serah di pangkalan Rp12.750/tabung,? katanya.

Yang berubah hanya distribusi saja. Sekarang ini distribusi gas elpiji 3 Kg masing-masing daerah diatur berdasarkan kuota.

Pemberlakuan distribusi berdasarkan kuota ini sempat mengagetkan para pengecer gas elpiji 3 Kg. Selain dijatah dengan jumlah tertentu, kebijakan ini juga mendongkrak harga jual Rp1.250/tabung.

?Biasanya saya beli gas elpiji 3 Kg hanya Rp12.750/tabung sekarang naik menjadi Rp14.000/tabung,? keluh Novi , pengecer gas elpiji 3 Kg di Sidamukti, Kel Sukamaju, Depok.

Dengan naiknya harga beli tersebut, ia mengungkapkan terpaksa menaikkan harga jual gas elpiji 3 Kg yang tadinya Rp14.000/tabung menjadi Rp15.000/tabung. ?Kalau di antar Rp16.000/tabung,? ucapnya.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.