(Iklan) Rokok Membunuhmu.

By on September 28, 2016. Posted in , .

index

(Rilis untuk diwartakan segera)

Rupanya papan iklan atau papan reklame yang dipasang pada Jembatan Penyebrangan Orang (KPO) yang ambruk roboh di jalan Pasar Minggu Jakarta Selatan pada hari Sabtu 24 September 2016 lalu adalah iklan rokok dari sebuah industri rokok besar di Indonesia. Ternyata masih ada iklan luar ruang rokok di Jakarta dan itu menjadi JPO ambruk serta jatuh korban meninggal dunia 3 orang. Jadi persoalan pelanggarannya bukan hanya JPO di bebani papan reklame atau iklan ruang yang besar saja. Justru iklan tersebut adalah iklan produk industri rokok dan menyebabkan JPO ambruk.

Wah, berarti masih ada iklan luar rokok di Jakarta sekarang ini?  Padahal menurut regulasi di Jakarta sudah tidak boleh lagi ada iklan luar ruang rokok di Jakarta mulai 1 Januari 2016. Larangan iklan atau reklame rokok  tersebut harus bersih dan tidak boleh lagi ada di luar ruang wilayah Jakarta. Secara jelas di Jakarta diatur oleh Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 1 tahun 2015 tentang Larangan Penyelenggaraan Reklame Rokok dan Produk Tembakau Pada Media Luar Ruang yang isinya melarang semua jenis reklame rokok di Jakarta semua reklame rokok di Jakarta dilarang dipasang. Pergub Jakarta No:1 tahun 2015 ini sudah  efektif mulai di perlakukan pada  1 Januari 2016.  Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah mengeluarkan Pergub larangan iklan luar ruang atau reklame rokok di Jakarta tersebut. Pertanyaannya kok sampai sekarang masih ada reklame luar ruang rokok di Jakarta? Apalagi reklame tersebut mengakibatkan JPO yang ditumpangi papan reklame rokok tersebut ambruk. Ya terbukti memang (iklan) rokok membunuhmu.

Melihat fakta masih adanya iklan rokok di JPO yang ambruk tersebut adalah melanggar Pergub No:1 tahun 2015. Jelas dengan masih adanya iklan rokok tersebut menunjukkan adanya permainan atau perilaku koruptif pejabat Pemprov Jakarta yang bermain dengan perusahaan iklan luar ruang dan industri rokok. Temuan kami di wilayah lainnya juga masih mendapatkan banyaknya iklan luar ruang produk rokok di Jakarta.

Berdasarkan hasil temuan FAKTA bahwa masih ada reklame berupa videotron yang masih mengiklankan rokok. Reklame Videotron rokom itu terletak di pertigaan antara Lapangan Banteng, Katedral dan Mesjid Istiqlal di Jakarta Pusat.

Berdasarkan kejadian atau musibah ambruk JPO yang dibebani oleh papan reklame rokok maka kami, Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA)  meminta kepada Polisi memeriksa tuntas kasus tersebut karena:

1. Tidak adanya pengawasan terhadap JPO yang membuat ambruknya JPO dan mengakibatkan jatuhnya korban luka dan meninggal dunia.

2. Adanya permainan atau indikasi korupsi, dimana adanya dugaan pejabat Pemprov Jakarta yang bermain dengan perusahaan iklan dan industri rokok secara  melanggar hukum Pergub No:1 Tahun 2015 tentang larangan iklan luar ruang rokok di Jakarta.

Juga kami, FAKTA meminta gubernur Jakarta:

1. Mengevaluasi semua JPO di Jakarta.

2. Menertibkan dan membersihkan Jakarta dari iklan rokok dan produk tembakau.

3. Mengevaluasi dan menertibkan semua iklan luar ruang yang posisinya melanggar dan membahayakan keselamatan warga Jakarta.

4. Memeriksa dan memejat semua pejabat Pemprov yang bermain korup sehingga mengakibatkan ambruk JPO di Pasar Minggu serta di JPO lainnya.

Demikian rilis ini kami sampaikan dan kami akan mengawasi terus pelaksanaan tuntutan kami dalam kasus ini. Untuk itu juga kami, jika memang diperlukan kami, FAKTA akan mengambil langkah hukum sebagai upaya publik kami dalam membangun Jakarta yang aman dan nyaman bagi warganya.

 

Jakarta, 26 September 2016.

Azas Tigor Nainggolan (Ketua Forum Warga Kota Jakarta/ FAKTA)

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.