Jakarta Bukan untuk Warga Miskin

By on October 3, 2016. Posted in .

Jakarta Bukan untuk Warga Miskin.
(Pernyataan Pers untuk diwartakan segera)

Menggusur warga miskin secara paksa juga disertai kekerasan saat ini menjadi biasa, wajar dan kebijakan yang didukung di Jakarta. Semua penggusuran yang dilakukan oleh Ahok juga Jokowi saat masih gubernur Jakarta jadi program keberhasilan membangun kota modern Jakarta. Kondisi itu membuat kebanyakan warga lainnya melihat warga korban penggusuran sebagai pihak yang salah dan wajar digusur paksa. Terasa sekali saat ini Jakarta bukan untuk warga miskin. Jakarta modern dibangun harus menggusur warga miskin keluar dari Jakarta. Warga miskin dianggap momok dan pembuat kotor wajah kota, akan merendahkan kinerja pemerintahnya.

Sebelumnya ada macam janji menolak penggusuran dan pro pemberian sertifikasi tanah milik warga miskin diusung saat menjelang pilkada Jakarta 2012 lalu. Ada bermacam janji dan dibawa ke warga miskin Jakarya ketika kampanye Pilkada Jakarta 2012 untuk memenangkan Jokowi Ahok di pilihan warga miskin Jakarta. Ada janji akan memberikan sertifikat kepemilikan tanah bagi warga miskin di atas tanah negara, ada janji tidak akan menggusur warga miskin dari tempat tinggalnya, ada janji mengatakan bahwa digusur itu sakit, ada janji mengatakan bahwa Jakarta akan lepas dari kemacetan dan banjir jika jadi presiden. Secara khusus Jokowi sebagai calon gubernur Jakarta ketika itu dalam kontrak politik Jakarta Baru 15 September 2012 berjanji akan melegalisasi kampung ilegal dan kampung kumuh tidak digusur tapi ditata. Semua janji itu indah dan menakjubkan dan berubah seiring waktu setelah kemenangan dan jabatan gubernur dan wakil gubernur di dimenangkan Jokowi Ahok.

Sekarang Jakarta marak penggusuran dilakukan oleh gubernur Ahok, pengganti Jokowi. Sekarang semua berbalik, Jokowi diam dan Ahok menjadi penghujat warga miskin sebagai orang tidak tau diri, warga miskin kriminal pelanggar hukum dan warga miskin pemalas. Semua yang disanjung pada masa kampanye Pilkada Jakarta 2012 lalu, semua yang baik dan manis kepada warga miskin Jakarta berbalik menjadi hujatan. Warga miskin yang bahkan disanjung bak pahlawan, diusir secara paksa oleh Ahok keluar Jakarta. Padahal ketika 2012 lalu Jokowi saja pernah berfoto dengan pose tertegun di pinggiran Sungai Ciliwung, dimana sekarang Ahok menggusur warganya yang miskin disana. Setahun berselang saja sudah marak dilakukan penggusuran warga miskin dilakukan di Jakarta. Semua langsung berbalik menyalahkan dan membenarkan penggusuran. Menurut Ahok penggusuran paksa dengan kekerasan sebagai relokasi indah menuju hidup sejahtera di rusun. Begitu pula semua t pendukung Ahok bicara manis bahwa Ahok sudah benar dan bersih dalam menggusur warga miskin Jakarta. Bahkan setiap orang yang membela warga miskin yang digusur paksa atau mengkritisi langkah Ahok akan dibuli habis oleh teman timsesnya. Data Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) selama tahun 2012 sampai 2016 terlihat bila angka penggusuran cenderung naik. Dari 3066 jiwa di tahun 2012, 16.210 jiwa tahun 2013, 13.825 jiwa tahun 2014, 24.817 jiwa di tahun 2015 dan 15.599 jiwa sampai September 2016 ini. Begitu pula dengan frekwensi penggusuran dari 6 penggusuran di tahun 2012, 28 penggusuran di tahun 2013, 26 penggusuran di tahun 2014, 41 penggusuran di tahun 2015 dan 24 penggusuran sampai September tahun 2016 ini.

Bagi Ahok dan pendukungnya bahwa Jakarta bukan untuk warga miskin. Bagi Ahok menggusur warga miskin bukan soal hati nurani tapi pembangunan kota. Bagi Ahok warga miskin adalah musuh dan masalah yang harus dienyahkan. Bagi Ahok mengusir warga miskin dari tempat tinggalnya adalah prestasi untuk memodernisasi Jakarta.

Ahok seperti dewa dan di dewakan, tidak boleh dikritik. mengusir warga miskin adalah prestasi karena mengenyahkan musuh kotor yang harus diusir dari Jakarta. Langkah Ahok membenci, menggusur warga miskin atau orang miskin dari Jakarta terus didukung banyak pendukungnya. Menurut para pendukung Ahok bahwa langkah mengusir warga miskin dari kampung kumuh atau kampung ilegal sesuai hukum dan keperluan kota mereka. “Ahok sudah benar menggusur.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.