Jalan Satrio ditutup, omzet pedagang turun hingga 30%

By on April 13, 2011. Posted in .


Dia bilang, sebelumnya dalam sehari ada lebih dari sepuluh orang pengunjung di gerainya, tapi sekarang hanya segelintir saja yang datang. “Sekarang sudah sepi pengunjung,” ujarnya, Selasa (12/4).

Agus Salim, pedagang lain yang menjual telepon seluler, GPS Navigasi dan Aksesoris di Mal Ambasador juga membenarkan, pada hari pertama
penutupan jalan satrio pengunjung di gerainya sudah sepi. Penjualannya hari ini berkurang sekitar 25% dari biasanya. Dia mengaku, sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. “Harus bagaimana lagi, kami pasrah saja,” tuturnya. Menurutnya, keadaan ini sudah dibicarakan dengan pihak pengelola mal, tapi masih belum ada solusi.

Edi Praisno yang bekerja di bagian penjualan Hand phone Blackberry di Mal Ambasador mengatakan, saat ini pengunjung di gerainya semakin
sedikit. Dia menyebut, semakin berkurangnya pegunjung sudah berdampak pada menurunnya pembelian. “Sekarang penjualan kami berkurang lebih dari 15% dari biasanya,” ujarnya.

Edi juga mulai khawatir kalau penutupan ini bisa berlangsung lama, maka bisa saja penjualan telepon seluler di gerainya semakin rendah.
Menurutnya, sebelum adanya wacana penutupan Jalan Satrio, banyak orang dari berbagai tempat suka berbelanja dan berjalan-jalan
di sekitar Mal Abasador dan mereka salah satu yang membuat penjualannya terdongkrak. “Tapi sekarang, sudah semakin sepi,” sesalnya.

Harianto Wijaya, Store Manager Toko Buku Trimedia, di Mal Ambasador menuturkan, pada awal ada isu soal penutupan jalan satrio penjualan
Toko Buku Trimedia mulai berkurang hingga 10%. Menurut Harianto, pengunjung di sekitar Mal Ambasador memang tampak berkurang meskipun
tidak terlalu terlihat saat ini.

Untuk menghadapi penurunan penjualan ini, sejumlah pedagang mulai mencari solusi. Hartono bilang, dia tidak bisa berbuat banyak karena sudah menyewa gerai selama satu tahun, walaupun harus tutup selama tiga bulan, dia tetap membayar iuran sewa ke managemen mal. Strateginya, terpaksa akan lebih banyak mempromosikan produk lewat media online. “Kami tidak bisa berbuat banyak, hanya pasrah saja,” ujar Hartono.

Sementara, Harianto juga memasang strategi dengan mengadakan acara wisata belanja di gerainya dengan diskon sebesar 10%. Dengan strategi tersebut, Harianto yakin, pengunjung di gerainya tidak turun drastis akibat penutupan jalan ini.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.