Kemitraan Mengelola Sampah

By on May 4, 2014. Posted in , .

 

IMG_20140503_220811Jakarta,25 April 2014. Mahfud seorang anggota Paguyuban Pelapak Pelapak yang tinggal di wilayah Jakarta Timur bercerita tentng pengalamannya mengikuti Pelatihan Analisa Sosial (Ansos) kepada teman-teman sepaguyubann Pelapak Pemulung., Mahfud baru saja mengikuti training Ansos yang diadakan oleh Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) pada bulan Pebruari 2014 lalu.

Mafud bercerita pada teman-temannya bahwa dalam training mereka belajar bersama agar membangun paguyuban atau kelompok mandiri. Melalui kelompok yang mandiri mereka memiliki kekuasaan untuk mengatur hidup dan usaha secara mandiri untuk berkembang.

Cerita pengalaman Mahfud mengikuti training Ansos ini rupanya memberi pengaruh luar biasa bagi teman-temannya. Salah seorang teman sepaguyuban, yakni bernama Tamin terus kepikiran cerita Mafud. Tamin terus memikirkan, sampai-sampai dia tidak bisa tidur. Tamin terus memikirkan bahwa selama ini teman-teman sesama pelapak pemulung yang tergabung dalam paguyuban merasa di “monopoli” (dikuasai) oleh para pengusaha besar. Harga-harga jual barang bekas hasil kerja pemulung anggota mereka yg terus ditekan dan dipermainkan oleh para pengusaha pengumpul dan pengguna barang bekas.

Tamin berpikir keras bagaimana agar pemulung dan pelapak bisa keluar dari penguasaan para pengusaha daur ulang.
Pertemuan tersbut diadakan di lapak milik Mahfud,yg hadir dalam pertemuan para anggota paguyuban, bapak Achyani, Sofian,Tamin,ibu Encim & Mahfud.

Dalam pertemuan paguyuban tersebut juga dihadiri teman pendamping dari FAKTA, mas Yoko Fr Ardi SJ. Dalam pertemuan mereka melihat ada peluang membangun kerja sama kemitraan sebagai upaya membangun kemandirian usaha para anggota paguyuban Pemulung Pelapak.

Upaya kemitraan itu dapat dilakukan dengan kerja sama dalam pengelolaan sampah atau barang daur ulang. Tahap awal kemitraan dapat dilakukan dalam bentuk mengelola sampah-sampah perusahaan. Kampung atau sekolah oleh para pemulung dan pelapak. Ayo, siapa yang mau membuang sampah dan memberikan pengelolaan sampahnya pada para pemulung bisa menghubungi Paguyuban Pemulung Pelapak Jakarta atau kantor FAKTA. (sap/atn).

Penulis: Sumiyati Afandi
Editor: Azas Tigor Nainggolan

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.