Lagi-Lagi Konsumsi BBM Bersubsidi Lampaui Kuota

By on April 2, 2011. Posted in .


Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2011 memberi jatah BBM subsidi sebesar 38,5 juta kiloliter. Jatah BBM itu dirinci premium sebanyak 23,19 juta kiloliter, minyak tanah 2,31 juta kiloliter, dan solar sebanyak 13,08 juta kiloliter.

Dengan alokasi kuota bulanan sebesar 3 juta kiloliter per bulan, seharusnya hingga bulan Maret tahun ini, konsumsi BBM bersubsidi maksimal 9 juta kiloliter.

Konsumsi paling banyak dihabiskan untuk BBM jenis premium dan solar. Ibrahim menuturkan, untuk premium bahkan tingkat konsumsinya sudah mengkhawatirkan karena terdapat 11 provinsi yang konsumsinya mencapai hingga 104-110 persen.

Daerah tersebut adalah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan Tengah. “Bangka Belitung paling tinggi karena mencapai 109 persen dari kuota daerah yang telah ditetapkan. Jakarta 107,4 persen” kata Ibrahim.

Konsumsi solar juga naik rata-rata 3,5 persen di atas kuota. Sebanyak 10 provinsi dengan kelebihan konsumsi solar bersubsidi terbesar adalah Jambi, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Riau, Kalimantan Timur, Banten , Jakarta , dan Jawa Barat. “Paling tinggi Jambi 117,9 persen. Sementara untuk Jakarta sebesar 106,5 persen.”

Ibrahim menyatakan, apabila konsumsi terus dibiarkan seperti ini akan ada pelonjakan konsumsi BBM subsidi hingga 42 juta Kiloliter. Saat ini, BPH sedang berupaya melakukan penekanan konsumsi tersebut. “Antara lain memperketat penyaluran sesuai kuota per daerah. Kalau konsumsi sudah lebih, kuota tidak akan tambah,” ujar dia.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.