Larangan Merokok dalam Gedung Masih Dilanggar

By on January 7, 2011. Posted in .


Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengerahkan petugas khusus untuk melakukan pengawasan. Untuk tahap awal, ada 5 petugas yang merupakan anggota pengamanan dalam (pamdal) diperintahkan mengawasi. Anggota Pamdal tersebut menggunakan kain berwarna oranye di lengan sebelah kanan sebagai tanda.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Yusiono Anwar Supalal, membenarkan pihaknya menyebar petugas untuk memantau pegawai ataupun pengunjung yang merokok sembarangan di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Selatan. “Untuk sementara baru lima petugas yang kami sebar. Mereka menggunakan tanda di lengan kanan,” kata Yusiono, Jumat (7/1).

Dikatakan Yuiono, penempatan petugas tersebut juga merupakan instruksi dari Walikota Jakarta Selatan Syahrul Effendi. Saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan petugas tambahan untuk membantu pengawasan terhadap para perokok. Petugas tersebut berasal dari bagian umum, Satpol PP, KLH, dan kepegawaian.

“Rencananya akan ditambah lima petugas lagi. Sehingga nanti timnya terpadu antara beberapa unit. Dengan begitu diharapkan pengawasan akan lebih efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan sejauh ini pengunjung dan pegawai yang sering terlihat secara sembunyi-sembunyi merokok di dalam gedung sudah banyak berkurang. Biasanya mereka banyak terlihat di areal tangga darurat dan parkir mobil. “Meski masih ada yang merokok, tapi sekarang sudah banyak berkurang,” ujarnya.

Beberapa perokok memang masih terlihat leluasa merokok di dalam gedung. Namun sebagian lainnya, lebih memilih merokok di luar gedung, tepatnya halaman Kantor Walikota Jakarta Selatan. Sementara ruangan khusus merokok yang dulu tersedia sudah dibongkar sejak Oktober 2010 silam.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.