No. Reg Rilis 061/RLS/X/2018 Catatan Kecil tentang Becak. Ke Jakarta, Becak kan kembali.

No. Reg Rilis 061/RLS/X/2018

Catatan Kecil tentang Becak.

Ke Jakarta, Becak kan kembali.

Sudah beberapa wartawan mewawancarai saya tentang rencana Pemprov Jakarta yang akan melegalkan becak kembali di Jakarta. Memang ada rencana Anis sebagai Gubernur Jakarta akan melegalkan becak kembali di Jakarta sebagai langkah memenuhi janji kampanyenya saat pilkada Jakarta. Sampai hari ini sudah banyak tanggapan pro dan kontra atas rencana Anis tersebut. Terakhir siang ini saya didatangi oleh seorang kawan wartawan Net yang mewawancarai saya soal kembalinya becak Jakarta. Pihak pro mengatakan bahwa becak adalah angkutan yang ramah lingkungan dan bisa menjangkau ke pemukiman warga. Sementara yang menolak menyatakan bahwa kondisi kebutuhan moda transportasinya saat ini sudah berbeda serta sudah banyak alternatif moda transportasi umum hingga berjenis online ke pemukiman.

Soal becak ini sebenarnya bukan hal yang sulit membuka jawaban atas pro dan kontra kembalinya becak ke Jakarta. Namun ada beberapa langkah yang harus dipersiapkan oleh pemprov Jakarta:

  1. Kajian akan kebutuhan becak saat ini untuk Jakarta,
  2. Merevisi Regulasi terkait keberadaan becak di Jakarta.

Kajian perlu lebih dulu dilakukan agar didapatkan dasar kebutuhan becak di Jakarta seperti apa. Hasil kajian inilah selanjutnya yang digunakan untuk melakukan proses meregulasi becak kembali di Jakarta. Saat ini setidaknya ada 3 regulasi yang harus direvisi atau dirubah untuk menjadi dasar hukum beroperasinya kembali becak di Jakarta. Ketiga regulasi itu adalah Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum yang melarang becak di Jakarta. Perda Nomor 5 tahun 2014 tentang Transportasi Jakarta yang belum memasukan becak sebagai salah satu alat moda transportasi umum dan kebijakan Pola Transportasi Makro (PTM) Jakarta yang belum memasukkan becak dalam PTM.

Melihat pengalaman kota lain di dunia sampai sekarang masih ada banyak memberi ruang bagi moda becak sebagai alat transportasi wisata. Misalnya saja di kota New York USA saja mengizinkan becak sebagai alat transportasi di lokasi wisata. Begitu pula di Malaka, Malaysia menempatkan becak sebagai alat transportasi para wisatawan berkeliling kota tua disana. Kota Yogyakarta pun memasukkan operasionalisasi becak melalui Perda Pariwisata dan jadi alat transportasi pariwisata. Mungkin Jakarta bisa juga melihat peluang ini sebagai salah satu ruang becak beroperasi di Jakarta. Jangan terlalu cepat juga mengatakan bahwa becak akan masuk dan menjadi alat angkutan lingkungan tanpa didasari oleh kajian yang tepat serta regulasi baru agar menjadikan opersi becak tepat sasaran di Jakarta.

Jakarta, 11 Oktober 2018.
Azas Tigor Nainggolan.
Analis Kebijakan Transportasi dari Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA).

Print Friendly, PDF & Email