No. Reg Rilis 082/RLS/XI/2018. Rokok produk tidak normal dan merokok perilaku tidak normal. Catatan Singkat tentang Sosialisasi Perda KTR Kabupaten Bekasi.

No. Reg Rilis 082/RLS/XI/2018

Rokok produk tidak normal dan merokok perilaku tidak normal.

Catatan Singkat tentang Sosialisasi Perda KTR Kabupaten Bekasi.

Perlunya informasi yang benar atau peraturan yang melindungi yang merata bagi masyarakat adalah penting. Agar masyarakat mengetahui isi, maksud serta tujuan dari peraturan yang dibuat oleh pemerintah. Masyarakat memiliki hak mendapatkan informasi yang benar dan pemerintah melindungi hak tersebut. Hari ini kami membantu pemerintah kabupaten (Pemkab) Bekasi Jawa Barat melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kesempatan sosialisasi kali ini dilakukan kepada Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai Kabupaten Bekasi.

Sosialisasi ini perlu dilakukan agar Perda KTR diketahui secara merata kepada seluruh lembaga pendidikan SMA di kabupaten Bekasi. Perlu diketahui dan disosialisasikan bahwa lembaga pendidikan atau sekolah sebagai sarana belajar mengajar adalah salah satu Kawasan Tanpa Rokok. Sekolah adalah tempat membina dan menempa anak-anak masa depan bangsa. Menjadi penting agar sekolah menjadi tempat yang sehat dan memberi udara bersih yang tidak mengandung racun mematikan dari asap rokok. Penting juga diketahui bahwa sekolah tidak boleh menjadi ajang promosi atau iklan bagi industri rokok.

Langkah ini perlu dilakukan karena anak-anak dan remaja adalah target pemasaran industri merokok. Industri rokok sangat senang dan berkepentingan besar agar anak-anak dan remaja Indonesia menjadi perokok. Mereka juga akan berusaha keras agar anak dan remaja menjadi konsumen utama industri rokok. Keuntungan besar mereka industri rokok adalah jika anak-anak bangsa Indonesia menjadi perokok dan ketergantungan kepada rokok.

Sosialisasi Perda KTR atau kesadaran bahwa merokok adalah menghisap racun dan bunuh diri menjadi penting. Merokok adalah perbuatan tidak normal dan membunuh diri sendiri serta orang tercinta di sekitar kita. Pemerintah sangat memiliki kepentingan besar melindungi anak-anak masa depan bangsa ini hidup serta berkembang secara sehat. Tanpa anak-anak dan remaja yang sehat saat sekarang maka masa depan bangsa ini akan terancam. Jika kita berhasil menghalau industri rokok dan menjauhkan anak-anak remaja Indonesia dari rokok maka masa depan bangsa ini akan sehat maju.

Jangan biarkan industri rokok merampas dan menghancurkan bangsa ini dengan dagangan racunnya. Industri rokok itu bagai serigala berbulu domba. Seakan industri itu baik hati memberikan bea siswa, bantuan, pendapat pajak bagi negara dan bahkan memberi uang dari pajaknya untuk menutupi defisit keuangan Jaminan Kesehatan oleh BPJS. Sementara semua uang itu didapatkan oleh industri rokok dengan membohongi masyarakat terutama anak-anak dan remaja dengan iklan serta promosinya yang gencar. Seolah-olah rokok itu produk yang normal tidak berbahaya dan merokok itu biasa.

Industri rokok membohongi dan mengelabui masyarakat, menutupi yang mereka jual sebenarnya adalah nikotin, racun berbahaya mematikan. Industri rokok bohong dan tidak pernah jujur mengatakan bahwa produknya adalah racun berbahaya mematikan dan dapat menghancurkan hidup anak-anak juga para remaja bangsa ini. Mari tolak menjadi agen mematikan yang dilakukan industri rokok. Mari tolak jadi perokok, jangan mau membeli dan jangan mau menghisap racun mematikan yang dijual industri rokok. Mari berhentilah merokok bagi perokok sebelum rokok menghentikan hidupmu. Mari lindungi anak-anak kita dari upaya perdagangan racun industri rokok. Mari sehatkan sekolah, sehatkan anak-anak kita demi masa depan bangsa ini.

 

(Astina, 22 November 2018).

Print Friendly, PDF & Email