Pemerintah DKI Didesak Usut Mafia Perizinan Minimarket

By on March 8, 2011. Posted in .


“Karena setelah instruksi itu ternyata masih banyak minimarket yang berdiri di Jakarta dan sekarang terbukti 700-an di antaranya melanggar ketentuan. Dari mana mereka dulu memperoleh izin?? kata Ketua Fakta, Azas Tigor Nainggolan, Selasa (8/3). ?Berarti ada mafia pemberi izin di tubuh Pemerintah Provinsi DKI sendiri. Itu harus segera diusut.”

Hingga Desember 2010, tercatat ada ribuan minimarket di Ibu Kota yang terdiri dari Indomaret, Alfa Mart, Circle K, Star Mart, OMI, Ceria Mart, Yomart dan minimarket dengan berbagai nama lain. Banyak dari mereka berdiri berimpitan satu sama lain, atau bahkan ada yang berdiri di sebelah pasar tradisional, yang mestinya dilarang.

Biro Perekonomian DKI Jakarta hingga kemarin telah menemukan 712 minimarket yang terbukti melanggar aturan karena tidak memiliki izin sama sekali. Bahkan sejumlah minimarket diketahui memiliki izin asli tapi palsu (aspal), karena tidak terdaftar di kantor yang semestinya memberikan izin.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo kemarin mengatakan akan menutup ratusan minimarket tersebut. “Kami dukung tindakan tegas Gubernur untuk menutup minimarket tersebut karena untuk kepentingan masyarakat kecil dan pedagang pasar tradisional,” kata Azas Tigor.

Dia juga menyayangkan pernyataan Ketua Harian Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Tutum Rahanta, yang mengatakan bahwa kebijakan Gubernur untuk menutup minimarket tersebut diskriminatif. “Semestinya Aprindo sadar bahwa keberadaan minimarket-minimarket itu melanggar hukum, sehingga sudah menjadi tugas pemerintah untuk menertibkan dan menutupnya. Masak pelanggar hukum harus dilindungi?” katanya.

Menurut Azas Tigor, justru pemerintah semestinya juga mengusut pelanggaran yang dilakukan oleh para pengusaha tersebut. “Bagaimana keterlibatan mereka dengan para mafia perizinan minimarket itu. Kok mereka bisa mendirikan minimarket tanpa izin?” katanya.

AGUNG SEDAYU

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.