Pengoperasian RPU Petukanganutara Tertunda

By on March 15, 2012. Posted in .

“Sudah bisa masuk, tapi hanya kendaraan kecil. Sedangkan truk-truk pengangkut ayam yang besar belum bisa melalui jalan yang memang banyak pemukiman warga,” ujar Nurhasan, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan, Minggu (11/3).

Dikatakan Nurhasan, selain akses jalan dipemukiman warga yang tidak memungkinkan, pembangunan jalan tol JORR W2 juga menjadi salah satu alasan untuk menunda pengoperasian RPU tersebut. “Akses untuk ke sana itu jalannya mepet dengan jalan tol. Jadi nanti kita akan buat jalan tembus lainnya, dan saat ini sedang proses perencanaan untuk pembebasan lahan,” kata Nurhasan.

Dengan adanya kendala ini, diungkapkan Nurhasan, maka RPU diperkirakan baru akan dapat beroperasi pada 2013 mendatang. “Bulan Juni nanti rencananya baru akan ada 3 pemotongan ayam skala kecil yang menempati RPU itu. Ya, paling mereka dalam sehari hanya bisa memotong 6 ribu ekor,” tuturnya.

RPU dibangun untuk standarisasi mutu, termasuk mempermudah pengawasan wabah seperti flu burung. Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pengendalian dan Pemotongan serta Peredaran Unggas di DKI Jakarta akhirnya diputuskan melokalisir tempat pemotongan ayam dan unggas lain hanya di lima tempat termasuk di Petukanganutara.

Di Petukangan utara sendiri terdapat tiga gedung dengan total luas 3 ribu meter persegi. Kapasitas tempat itu dapat menampung 60 ribu ekor ayam perhari dengan 16 jalur pemotongan. “Satu jalur bisa memotong 2-3 ribu ekor sehari,” ucap Nurhasan.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.