Per 2 Juli, PT KAI Janji Commuter Line Tak Akan Terlambat

By on June 30, 2011. Posted in .


“Untuk kereta yang terlambat memang ada di beberapa stasiun mungkin yang terlambat, tapi sekali lagi ini bagian dari uji coba. Kita harap saat nanti resmi diberlakukan (pada 2 Juli) tidak akan ada lagi (keterlambatan),” ujar Kepala Humas Daops I Jabodetabek, Mateta Rizalulhaq, dalam jumpa pers di kantor KJC, Stasiun Juanda, Jl Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (30/6/2011).

Untuk mencapai operasional Commuter Line yang sempurna, menurut Mateta, tentu dibutuhkan dukungan dari semua pihak termasuk sarana dan prasarana. Apalagi dengan adanya penambahan jumlah perjalanan dari 444 perjalanan menjadi 460 perjalanan bukanlah hal yang mudah.

“Yang pasti perubahan ini butuh dukungan. Soal ada yang merasa dirugikan dengan pola ini pasti, tapi yang jelas tidak ada lagi susul-susulan kereta. Dan sampai pukul 11.00 WIB-an ini tidak ada kendala yang berarti,” katanya.

Tahun 2011, PT KAI akan penambahan 130 gerbong KA, yang disiapkan untuk mendukung pola ini. Sebab, sesuai target, PT KAI pada tahun 2019 bisa mengakut 1,2 juta penumpang.

Untuk tanggal 2 Juli nanti, PT KAI juga memastikan akan ada penambahanan personel dalam rangka mendukung keamanan. Di tiap stasiun, rencanya ada 20 personel gabungan yang ditempatkan.

“Pengamanan akan kita optimalkan, personel KA cukup, akan dibantu polisi. Terutama distasiun yang berpotensi terjadinya penumpang membludak,” imbuh Mateta.

Di tempat yang sama, Corporate Secretary PT KCJ Makmur Syaheran, juga mengatakan sejauh ini uji coba tahap kedua berjalan lancar.

“Uji coba pertama pada tanggal 18 Juni, over all berjalan dengan baik, tapi itu kan saat libur, makanya sekarang kita ganti saat hari kerja sepert apa. Sejauh ini lancar,” kata Makmur.

Saat ini, semua petugas dari PT KAI ada di lapangan untuk membantu penumpang yang belum peka dengan sistem baru ini. Jika penambahan kereta tahun ini terwujud, Makmur memastikan headway (jarak perjalanan) antar kereta bisa berjalan dengan baik.

“Semua karyawan ada di lintasan, untuk membantu penumpang yang belum tahu pola operasi ini. Karena kita perlu beberapa hari agar semua lancar, yang jelas ini dengan pola ini pelayanan kapasitas lebih baik dan penumpang lebih banyak,” ungkapnya.

Dia juga telah menginstruksikan pada masinis agar lebih peka juga dengan situasi baru ini, karena pasti masih banyak penumpang yang bingung.

“Kalau bingung saya kira itu wajar karena ini baru diimplementasikan, maka itu kami instruksikan pada masinis benar-benar melihat apakah pintu sudah benar tertutup atau belum. Dan ini akan kita evaluasi terus menurus,” tandas Makmur.

(lia/irw)

sumber : detik.com

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.