Proyek MRT Korbankan Satu Stasiun

By on March 15, 2012. Posted in .

“Ada pengurangan satu stasiun,” kata Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Fauzi Bowo di Balai Kota, Jakarta, hari ini.

Pengurangan stasiun tersebut, lanjut Foke, merupakan hasil evaluasi tim gabungan MRT. “Jarak antarstasiun terlalu dekat dengan stasiun yang di Blok M, sehingga harus dikurangi,”? lanjutnya.

Untuk itu, Foke mengusulkan untuk menyatukan stasiun Blok M, sehingga kereta dapat mampu masih lebih landai ke jalur bawah tanah di sekitar Al Azhar.

Lebih lanjut, Foke memastikan pembangunan MRT yang akan membentang dari Lebak Bulus-Dukuh Atas masih akan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Ground breaking (peletakkan batu pertama) akan tetap dilakukan sekitar Mei, semua masih on schedule, tidak ada perubahan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi PT MRT Jakarta, Manpalagupta Sitorus mengaku telah mengetahui rencana pengurangan stasiun tersebut.

Menurutnya pertimbangan tersebut terkait dengan rencana pengembangan wilayah DKI Jakarta.

Dia menuturkan, pada awalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berenca membangun 13 stasiun MRT. Yakni di Lebak Bulus-Sisingamangaraja terdapat tujuh stasiun. Kemudian berlanjut hingga Hotel Indonesia (HI) sebanyak enam stasiun bawah tanah.

“Sekarang berkurang jadi 12 stasiun,” jelasnya.

Sementara pada April mendatang akan dilakukan pekerjaan persiapan yang mencakup empat kegiatan. Yaitu pemindahan Terminal serta Stadion Lebak Bulus, pelebaran Jalan Fatmawati, dan pemindahan utilitas.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.