Saber Setahun Menyisir Ranjau Paku Dapat 220 Kg, Dilego Rp 6.000/Kg

By on June 12, 2012. Posted in .

“Selama satu tahun sudah sekitar 220 kg paku yang bisa dikumpulkan,” kata Abdul Rohim kepada detikcom, Selasa (12/6/2012).

Rohim mengatakan, ranjau paku yang ditemukanya di jalanan biasanya dia jual. Setiap menjual paku yang ditemukannya, dia selalu mencatatnya. Dia menjual ranjau paku itu Rp 6.000/kg ke toko material atau ke perajin kayu.

Paku yang dijual yang masih mulus. “Kalau pakunya bengkok, pembeli tidak mau beli,” katanya.Sekarang paku yang belum terjual tersisa 15 kg.

Rohim mengatakan, 220 kg ranjau paku ini merupakan hasil penyisiran beserta rekan-rekan komunitas Saber di beberapa kawasan Jakarta seperti Cengkareng, Jl Daan Mogot, Roxy dan kawasan di sekitar Istana Presiden.

“Sampai saat ini kita masih sering melakukan penyisiran di lokasi-lokasi itu,” kata pria yang berprofesi sebagai sopir di sebuah perusahaan di Puri Indah, Jakarta Barat, ini.

Rohim menetap di Cengkareng. Wilayah operasi ranjau paku di Cengkareng, Jl Daan Mogot, Roxy, dan silang Jl Medan Merdeka. Bersama rekan-rekan Saber, Rohim menyisir di pagi atau malam hari, di sela-sela bekerja. Mereka menggunakan alat bermagnet untuk menjerat ranjau paku yang disebar bandit jalanan tersebut.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.