Salah Urus Transjakarta?

By on May 13, 2014. Posted in , .

busway picBus Transjakarta yang sudah beroperasi dari 15 Januari 2004 ini memiliki banyak kasus mulai dari keadaan bus yang tidak layak, tumpukan antrian pengguna di halte saat peak sesion, tabrakan, terbakar dan kasus korupsi pembelian bus baru.  Selama tahun 2014 ini saja tercatat beberapa kasus terangkat ke publik tentang masih buruknya dan tidak nyamannya layanan bus Transjakarta. Tentu kasus ini merugikan kesempatan para pengguna Transjakarta yang dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Jakarta.
Data yang terhimpun dari berbagai sumber ini menunjukkan bahwa setidaknya ternyata terjadi 1 kasus bus Transjakarta terbakar. Kasus terbakar bus Transjakarta selama kurun 2014  terjadi pada  24 januari 2014 terdapat 1 kasus terbakarnya transjakarta koridor Pulo Gadung-Dukuh atas, 18 Februari 1 kasus terbakarnya Bus Transjakarta koridor Blok M-Kota, 1 Maret kasus yang sama terjadi bus transjakarta yang sedang memabawa penumpang di daerah Daan Mogot. Begitu pula  tanggal 28 Maret bus Tarnsjakarta jurusan Senen-Pulo Gadung membuat panik penggunanya karena bus tersebut mengeluarkan percikan api yang menyengat di bagian belakang didepan stasiun Gambir. Kasus  8 April 2014 juga terjadi di koridor Pulo Gadung – Dukuh Atas ini terbakar tepat di depan halte Pasar Rumput dekat Markas militer Jalan Guntur, Jakarta Selatan. Kasus serupa yang terjadi di koridor Pulo Gadung – Dukuh Atas  pada 10 Mei 2014 bus transjakarta yang bernomor body PP016 i terbakar dengan kondisi full body membuat penumpang yang berada dalam bus ini panik.
Transjakarta yang merupakan primadona bus angkutan massal Jakarta ini terkesan dibiarkan salah urus. Jika kondisi buruknya layanan Transjakarta ini dibiarkan kakan menjadi momok memperburuk citra transportasi publik Transjakarta milik Pemprov Jakarta. (nvd/atn)
Penulis: Novita
Editor: Azas Tigor Nainggolan
Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.