Satu Dasawarsa Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA)

By on April 18, 2010. Posted in .

Ya sudah sepuluh tahun, satu dasawarsa FAKTA berjalan bersama warga Jakarta. Berjalan bersama warga dalam jatuh bangun dinamika sebuah advokasi pembangunan kota Jakarta yang berpihak pada warganya. Mendorong sebuah semangat pembangunan partisipatif Jakarta Untuk Semua Warga bersama pemerintah kotanya.

FAKTA awalnya didirikan 10 tahun lalu atas dasar semangat dan cita-cita ingin membangun pola pembangunan kota yang berpihak pada warganya. Jauh sebelum FAKTA didirikan, pembangunan Jakarta sering kali sulit diakses oleh warganya serta jauh dari kepentingan warganya. Seakan ada jarak pemisah antara Jakarta dan warganya. Posisi berbeda sangat kental terjadi dalam penyusunan dan pelaksanaan pembangunan kota Jakarta. Pemerintah kota Jakarta di sisi lain dan warga Jakarta di posisi lain yang bersebrangan. Posisi bersebrangan ini sering mengakibatkan terjadi perbedaan pendapat tak merubah situasi antara kedua belah pihak.

Para pendirinya FAKTA bersama warga memiliki pengalaman dan keterlibatan sebagai pendamping korban dalam kasus warga yang sering menjadi korban penggusuran dan kebijakan pembangunan. Kasus-kasus yang dialami warga miskin Jakarta atau masalah-masalah yang terjadi menunjukkan bahwa ada masalah dalam penyusunan dan pelaksanaan pembangunan kota Jakarta. Pengalaman ini mengajak para pendiri FAKTA untuk membangun sebuah organisasi warga. Organisasi itu diharapkan dapat berperan mendorong perubahan pola pendekatan dalam penyusunan serta pelaksanaan pembangunan agar kota Jakarta bisa diakses warganya. Keputusan diambil, mendirikan FAKTA sebagai alat perjuangan warga dan kotanya agar menjadi lebih demokratis dan berpihak bagi seluruh warganya.

Evaluasi dan refleksi selama perjalanan sepuluh tahun ini, Fakta telah mengambil peran mirip sebagai sebuah kunci sebagaimana symbol ulang tahun ke 10 FAKTA sekarang ini. Menjadi alat dan memantapkan diri menjadi KUNCI yang membantu warga agar bisa mengakses pemerintah kotanya dan membantu pemerintah kotanya agar mau mengakses warganya dalam menyusun serta melakukan pembangunan kota Jakarta. Peran sebagai kunci akses atau peran pembantu inilah yang dijalankan FAKTA selama 10 tahun bagi Jakarta.


fakta10


Berperan sebagai kunci bukanlah peran yang mudah tetapi menarik karena tidak monoton dalam satu bentuk yang tidak kreaif. Menjadi tidak mudah karena kedua belah pihak, warga dan pemerintah kotanya sudah terlalu lama berjalan dalam jalan yang berbeda satu sama lain. Tak jarang juga keduanya berkonflik satu sama lain karena sudah lama tidak berkomunikasi. Kondisi tidak adanya komunikasi dan sering berkonflik ini membuat kedua belah pihak sangat tidak kondusif bagi pembangunan kota Jakarta untuk semua. Masuk dalam upaya membuka akses warga untuk mempengaruhi kebijakan pembangunan menjadi sebuah langkah yang cukup sulit ketika itu. Warga yang berjuang bersama FAKTA pada saat-saat awal pun mengalami hambatan. Kesulitan itu membuat warga terus hidup dalam penderitaan dan bahkan kemarahan karena tidak kunjung mendapatkan akses serta perubahan hidupnya.

Tingkat kesulitan beradvokasi bersama warga ini akhirnya menghasilkan sebuah refleksi bahwa FAKTA dan warga perlu merubah pendekatan dalam advokasinya. Model awal advokasi yang dilakukan FAKTA dilihat dan dievaluasi ulang ketika berusia 5 tahun lalu. Bersama warga akhirnya FAKTA bersepakat secara kreatif membangun advokasi kreatif dan dialogis. Keputusan saat itu mengajak FAKTA dengan warga agar merubah bentuk diri advokasinya dengan membangun dialog dan kegiatan kreatif bersama pemerintah kota Jakarta. Model advokasinya tidak hanya dengan model monoton, marah-marah, memaki-maki, mengkrtik dan mendemo kebijakan tanpa alternatif kebijakan kepada pemerintah kota Jakarta. Sebelumnya FAKTA dan warga sering terlihat saat melakukan advokasinya misalnya dalam liputan media dalam wajah yang sangat garang dan keras dengan pendekatan hadap berhadapan dengan pemerintah kota dalam kemarahan serta saling curiga.

Perubahan model advokasi ini membuat FAKTA lebih dalam berjalan bersama warga untuk menggali dan mencari solusi alternative yang akan dibawakan sebagai usulan kepada kota Jakarta. Perubahan bentuk advokasi ini bukan sekedar merubah pendekatan tetapi juga merubah paradigma berpikri serta berperilaku FAKTA dan warga dalam pembangunan kotanya. Pelibatan warga dalam membangun dialog perubahan menjadi sangat penting harus difasilitasi agar Jakarta menjadi kota untuk semua warganya. Konsep secanggih dan sehebat apa pun atau orang sehebat apa pun tidak akan menghasilkan perubahan apabila dibawa dengan kemarahan dan kecurigaan apalagi disertai kekerasan dalam beradvokasi.

Ternyata perubahan paradigma advokasi FAKTA dan warga ini mendapat ruang yang bagus dari bapak Fauzi Bowo (Bang Foke), gubernur Jakarta saat ini. FAKTA dan warga mendapat ruang yang cukup besar dalam berdialog perubahan pembangunan sesuai kepentingan bersama warga Jakarta. Tidak ada lagi kecurigaan dan kemarahan apalagi kekerasan dalam beradvokasi kepada bang Foke sebagai gubernur Jakarta. Ruang pelibatan dan komunikasi pembangunan dibuka lebar dan memiliki kesempatan yan cukup besar diberikan bang Foke kepada warga Jakarta. Pengalaman kami beradvokasi bersama bang Foke menunjukkan betapa mudahnya membangun dialog perubahan kebiajkan untuk Jakarta.

Kerja sama yang baik dalam advokasi inilah yang terus kami lakukan setidaknya bersama bang Foke. Selama 3 tahun ini kami didukung dan dibantu oleh yayasan TIFA membangun sebuah program yang bertujuan membangun Jakarta yang lebih demokratis melalui peningkatan pelayanan dan pemenuhan hak warga Jakarta. Kerja sama kegiatan ini juga terus berjalan dan membuahkan hasil atas baik. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan keterbukaan bang Foke. Keberpihakan terhadap kepentingan warga Jakarta inilah juga yang kami rasakan bersama bang Foke dalam membangun model pembangunan kemitraan asli dengan LSM dan warganya di Jakarta. Semua pihak yang berkepentingan diberi ruang dan kesempatan yang jika ingin membangun kota Jakarta oleh bang Foke.

Kesediaan dan keberpihakan bang Foke inilah yang menjadi dasar kami, FAKTA dan warga memberikan penghargaan pada bang Foke sebagai gubernur Jakarta yang telah berhasil membangun kemitraan yang asli bersama LSM dan wrga. Bersama Yayasan TIFA dan kerja sama yang baik bang Foke, FAKTA bersama warga berhasil membangun kontrol dan peningkatan pelayanan publik Jakarta. Tanpa dukungan dan keberpihakan bang Foke tentu warga Jakarta, FAKTA dan Yayasan TIFA tidak akan berhasil membangun program-program tersebut. Jadi tidak berlebihan jika kami memberikan penghargaan itu kepada bang Foke. Tanpa dukungan bang Foke tentu kami menghadapi banyak kesulitan untuk bisa masuk mempengaruhi banyak kebijakan pembangunan serta pelayanan publik Jakarta. Tanda penghargaan ini adalah sebuah rasa hormat dan terima kasih atas kepedulian bang Foke semangat kemitraan yang dibangunnya di Jakarta.

Pepatah mengatakan: ?Tak ada gading yang tak retak?. Begitu pula FAKTA pasti memiliki kekurangan dan kesalahan, untuk itu kami memohon maaf kepada semua pihak atas kesalahan atau kekeliruan selama ini. Mungkin tindakan-tindakan kesalahan dan kata-kata kasar saat kami melakukan fungsi kritis sebagai warga Jakarta. Terima kasih kami sampaikan pada bang Foke, Yayasan TIFA dan warga yang telah ikut secara aktif melakukan advokasi agar Jakarta untuk semua warganya.

Kami juga sadar dan mengakui sungguh perjalanan FAKTA selama ini adalah merupakan berkat yang diberikan oleh Allah Yang Maha Kuasa dan dukungan dari seluruh anggota keluarga serta kawan-kawan kepada kami. Doa dan hormat kami kepada Allah, seluruh keluarga, warga dan semua teman serta semua pihak yang telah berpihak membantu perwujudan Jakarta untuk semua warganya. Doakan dan dukung terus FAKTA agar tetap konsisten menjadi kawan yang baik bagi warga Jakarta dan tetap setia menjadi kunci akses bagi Jakarta.

{xtypo_sticky}Jakarta, 12 April 2010
Azas Tigor Nainggolan
Ketua Forum Warga Kota Jakarta (Fakta)
Advokat Publik bagi Warga Miskin di Jakarta
azastigor@yahoo.com
Kontak: 08159977041 {/xtypo_sticky}

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.