Si Miskin (tidak lagi) Dilarang Sakit dan Sekolah

By on March 5, 2012. Posted in .

Proses melengkapi data yang akurat juga dibuktikan dengan dilibatkannya sejumlah pihak, termasuk warga DKI Jakarta, serta tim dari Litbang Kompas. Pria yang akrab disapa Tigor ini menjelaskan, warga DKI Jakarta dari beberapa wilayah sengaja dilibatkan dalam proses penyusunan buku tersebut. Alasannya karena penilaian warga sangat akurat, mengingat wargalah yang secara langsung merasakan layanan pendidikan di Jakarta.

“Beberapa warga dari seluruh wilayah Jakarta kita latih menjadi surveyor. Buku ini membuktikan sudah tidak ada lagi kesulitan siswa miskin untuk sekolah,” kata Tigor, Minggu (4/3/2012), di Jakarta.

Contohnya, kata dia, jumlah pengaduan yang masuk ke dalam posko Fakta terus menurun. “Terus terjadi penurunan pengaduan. Perlu terus kita dorong agar siswa miskin menjadi lebih mudah mendapat pendidikan,” ungkapnya.

Ditemui seusai acara peluncuran, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengungkapkan kegembiraannya. Menurutnya, buku ini merupakan ekspresi dari simpul warga kota Jakarta. “Saya gembira karena buku ini menyajikan data adanya perbaikan dan kemajuan kualitas pendidikan di Jakarta,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email

No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.