Singapura Larang Rokok Elektrik, Shisha, dan Tembakau Kunyah Mulai 1 Februari 2018

TRIBUNMANADO.CO.ID – Para perokok dan vapers, perhatikan! Ini mungkin akan menjadi kabar buruk untukmu jika kamu bepergian ke Singapura dalam waktu dekat.

Pastikan kamu tidak mengambil perangkat vaping, mengunyah tembakau, dan barang serupa.

Dilansir dari laman WorldofBuzz, sejak 1 Februari 2018 dan seterusnya, Singapura telah mengumumkan secara resmi bahwa mereka akan melarang semua barang ini.

Adalah ilegal bagi siapa saja untuk membeli, menggunakan, dan memiliki produk tembakau yang muncul dan tiruan seperti produk tembakau tanpa asap, mengunyah tembakau, dan shisha.

Menurut Straits Times, Kementerian Kesehatan (Depkes) mengatakan, hukuman bagi orang tertangkap membeli, menggunakan atau memiliki produk sejenis akan menerima denda maksimal S$2000 (setara dengan Rp 20,368, 448).

Undang-undang Tembakau (Pengawasan Iklan dan Penjualan) sebelumnya hanya melarang impor, penjualan , dan distribusi produk tersebut namun sekarang mereka memperluasnya untuk mencakup persyaratan lain.

Beberapa produk lain yang terkena dampak seperti termasuk vape, rokok elektronik, pipa tembakau elektronik, cerutu elektronik, dan barang semacam itu.

Perubahan ini dilakukan karena Departemen Kesehatan ingin warga Singapura mengurangi rokok.

Mereka benar-benar serius dengan ini.

“Kami sangat mendesak perokok untuk berhenti merokok untuk mengurangi risiko terkena penyakit. Kami akan tetap berkomitmen untuk menurunkan prevalensi merokok di Singapura melalu pendekatan komprehensif dan multi cabang untuk mencegah dan mengurangi penggunaan produk tembakau,” ujar perwakilan Departemen kesehatan.

Selain itu, untuk mencegah perokok mulai dari usia muda, batas usia untuk produk tembakau akan meningkat setiap tahun mulai dari bulan Januari 2019 hingga mencapai usia 21 tahun pada Januari 2021.

Depkes bersikap sangat ketat terhadap hal ini karena mereka mempertimbangkan ini merupakan gerbang yang pada akhirnya akan menyebabkan pengguna menjadi kecanduan rokok. (worldofbuzz)

Print Friendly, PDF & Email